BBKSDA Papua Barat Jalin Kerjasama Melalui Scientific Based

848F31A6-C027-48A9-9F4E-F5B889297C59

Sorong, 26 Januari 2018. Bertempat di Sorong (25/01/2018) telah diselenggarakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara  Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat dan Dekan Fakutas Pertanian, Universitas Victory Sorong tentang penguatan fungsi berupa dukungan penyelenggaraan kawasan konservasi melalui pendekatan ilmiah (scientific based). Dalam sambutannya Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat menyampaikan kerjasama ini sebagai upaya membangun jejaring kemitraan dengan berbagai pihak secara mutualisme (saling menguntungkan) dalam rangka mendukung pembangunan konservasi di Provinsi Papua Barat. Dia juga menyinggung tentang maraknya peredaran TSL illegal melalui media online yang menjadi perhatian serius pemerintah dan sangat diharapkan adanya dukungan berbagai pihak dalam memberantas aktifitas tersebut, salah satunya yaitu dengan adanya perjanjian kerjasama yang dilakukan dengan Universitas Victory Sorong.

Acara yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Balai Besar KSDA Papua Barat ini dihadiri oleh jajaran Balai Besar KSDA Papua Barat dan Universitas Victory. Penandatanganan dilakukan bersama Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat dengan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Vistrory Sorong Lanny Wattimena, SP, M.Sc dan disaksikan oleh Wakil Rektor I Universitas Victory Tagor Manurung, SE, MM.

Perjanjian kerjasama ini dituangkan dalam dokumen Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun untuk sejak tahun 2018 sampai 2022, yang nantinya akan di jabarkan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang disusun dan disepakati bersama antara kedua belah pihak.

PKS ini bertujuan meningkatkan efektifitas pengelolaan kawasan konservasi di lingkup Balai Besar KSDA Papua Barat; Meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Victory Sorong; serta meningkatkan sinergitas, peran dan tanggung jawab pemerintah dan perguruan tinggi dalam upaya konservasi sumber dalam alam dan ekosistemnya.